Selain itu, PDAU bersama PT Rumah Tani Nusantara juga menyiapkan skema suplai kebutuhan pangan ke dapur-dapur SPPG. Pada tahap awal, program ini ditargetkan menjangkau sekitar 30 dapur, dengan komoditas seperti sayur, sembako, dan susu.
Program lainnya adalah pembangunan Rumah Sayur di kawasan Taman Cirendang dengan nilai investasi sekitar Rp2,5 miliar. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat distribusi pangan modern yang bersih, rapi, dan nyaman, serta ditargetkan mulai diluncurkan pada Mei 2026.
Rumah Sayur nantinya akan menyediakan berbagai kebutuhan pangan, mulai dari sayuran, buah, telur, hingga daging. Pasokan dari petani lokal Kuningan pun akan terus diperkuat untuk mendukung keberlanjutan ekosistem pangan daerah.
Direktur Utama PT Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, mengatakan kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pangan yang lebih mudah dijangkau, terjangkau, dan berkualitas.
Melalui kolaborasi ini, PDAU dan PT Rumah Tani Nusantara optimistis dapat membangun sistem distribusi pangan yang lebih kuat dari hulu ke hilir sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.(Heryanto)


















