Pemkab Kuningan menargetkan dukungan beasiswa bagi sekitar 1.250 santri setiap tahun, dengan sasaran mencapai 5.000 santri hingga akhir masa jabatan bupati. Selain itu, pemerintah daerah juga melanjutkan upaya peningkatan akses air bersih dan sanitasi bagi 100 pondok pesantren.
Menurut Bupati, santri harus mampu menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akhlak, tradisi pesantren, dan jati diri.
Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.” Kegiatan turut diramaikan berbagai agenda, di antaranya Liga Santri, lomba selawat Ad-Diba’i, Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK), Musabaqah Hifdzil Muthun (MHM), serta tabligh akbar.
Melalui program beasiswa dan penguatan fasilitas pesantren, Pemkab Kuningan berharap santri tumbuh menjadi generasi berilmu, mandiri, berakhlak, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan Indonesia Emas 2045.(Heryanto)

















