Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Pemkot Cirebon Apresiasi Gerakan Pangan Murah Polres untuk Tekan Harga Kebutuhan Pokok

22
×

Pemkot Cirebon Apresiasi Gerakan Pangan Murah Polres untuk Tekan Harga Kebutuhan Pokok

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU ||| Kota Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen dalam mengawal ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama menjalankan ibadah puasa. Dukungan ini diwujudkan melalui kolaborasi erat dengan jajaran kepolisian dalam penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM), sebuah inisiatif yang dirancang untuk memastikan warga tetap bisa menjangkau kebutuhan dapur di tengah fluktuasi harga pasar yang kerap terjadi di bulan suci.

Langkah nyata ini terlihat saat Wali Kota Cirebon, Effendi Edo hadir langsung dalam kegiatan GPM yang diinisiasi oleh Polres Cirebon Kota di Lapangan Voli Kebon Pelok, Selasa sore (03/03/2026). Wali Kota menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kepolisian yang bergerak cepat merespons kebutuhan masyarakat.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Gambar“Alhamdulillah, warga Kota Cirebon bisa merasakan langsung manfaat dari pasar murah yang diselenggarakan oleh Pak Kapolres dan jajaran Kepolisian ini. Kami sangat mengapresiasi dan berharap gerakan semacam ini bisa terus berlanjut, tidak hanya dari kepolisian, tapi juga dari instansi-instansi lainnya,” ujarnya di sela-sela peninjauan stan pangan.

Baca Juga :  Ribuan Botol Miras dan Knalpot Bising Dimusnahkan Polresta Cirebon

Terkait perbandingan harga, ia menjamin bahwa seluruh komoditas yang dijual dalam GPM ini berada di bawah harga eceran pasar pada umumnya.

Gambar“Harga di sini dipastikan lebih murah daripada harga di pasar. Insyaallah, nanti saya bersama BI, dinas ketahanan pangan, Forkopimda, dan rekan-rekan DPRD juga akan turun langsung melakukan sidak ke pasar-pasar di Kota Cirebon untuk memantau perkembangan harga secara riil,” tambahnya.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar. Kehadiran Irwasda Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Benny Subandi, semakin mempertegas sinergitas antara Pemerintah Daerah, Polda Jabar, dan unsur Forkopimda dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal.

GambarDalam kesempatan tersebut, Irwasda Polda Jabar, Kombes Pol. Benny Subandi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program terukur yang dilaksanakan secara bergilir di berbagai wilayah hukum Polda Jawa Barat. Fokus utamanya adalah menekan lonjakan harga pada komoditas yang paling krusial bagi rumah tangga.

Baca Juga :  Safari Jurnalistik Warnai HPN 2026, PWI Kota Cirebon Audiensi ke KCD Wilayah X

“Direncanakan kegiatan ini akan berlanjut setiap dua minggu sekali secara bergilir. Harapannya, ini bisa menekan harga pasar sehingga masyarakat mampu membeli kebutuhan pokok, terutama beras dan minyak yang sangat penting,” jelas Kombes Pol. Benny Subandi.

Gambar

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam pengawasan distribusi. Menurutnya, pemantauan rutin bersama Dinas Perdagangan, Bulog, hingga Bank Indonesia sangat vital agar harga tidak melambung.

“Kita harus pastikan harga tidak melambung tinggi karena ini menyangkut kebutuhan yang sangat mendasar bagi masyarakat,” tegasnya.

GambarKapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menambahkan bahwa GPM bukan sekadar seremoni musiman, melainkan bentuk kehadiran Polri sebagai solusi atas keresahan ekonomi masyarakat. Lonjakan kebutuhan selama Ramadan, terutama menjelang waktu berbuka dan sahur, sering kali memicu fluktuasi harga yang memberatkan warga berpenghasilan rendah.

Baca Juga :  Hadi Suprapto: PG Rajawali II Tegaskan Komitmen Hormati Kebebasan Pers

“Gerakan Pangan Murah adalah wujud komitmen kami untuk hadir memberi solusi nyata atas persoalan sosial ekonomi yang dirasakan warga. Kami sadar momentum Ramadan identik dengan peningkatan kebutuhan, maka kami hadir untuk menjaga agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ungkap AKBP Eko Iskandar.

GambarPihak Polres Cirebon Kota pun menyediakan stok yang cukup beragam, mulai dari beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp55.000, telur ayam Rp28.500 per kilogram, hingga daging sapi di angka Rp120.000 per kilogram. Harga-harga tersebut terbukti mampu menarik minat ratusan warga yang telah mengantre dengan tertib.

Menariknya, acara ini tidak hanya soal urusan perut. Panitia juga menyisipkan layanan bakti kesehatan gratis. Warga yang datang bisa melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat secara cuma-cuma. Layanan ini sangat membantu para lansia dan kelompok rentan untuk tetap memantau kondisi fisik mereka selama menjalankan ibadah puasa.

Gambar

(ROCHELI)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin