Ia menyoroti masih adanya sejumlah sekolah yang belum mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, Pentas PAI seharusnya menjadi agenda bersama seluruh SMP di Kabupaten Kuningan karena memiliki dampak besar terhadap pembinaan moral pelajar.
“Ini bukan sekadar lomba mencari juara. Ini ruang untuk menghidupkan ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dalam sambutannya, Uu Kusmana juga mendorong adanya inovasi dalam penyelenggaraan Pentas PAI ke depan, termasuk membuka kolaborasi dengan pihak eksternal seperti perbankan maupun dunia usaha agar pembinaan prestasi siswa semakin berkembang dan memotivasi peserta.
Kepada para peserta, ia berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan akhlakul karimah selama mengikuti perlombaan.
“Menang adalah kebanggaan, tetapi menjaga akhlak selama perlombaan adalah kemuliaan yang sejati,” ucapnya.
Selain itu, ia meminta para guru Pendidikan Agama Islam terus menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif agar ilmu agama tidak berhenti sebagai hafalan semata, melainkan benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menyinggung pentingnya mempertahankan program pendidikan karakter seperti Gerbang Berkah yang selama ini berjalan di sekolah-sekolah Kabupaten Kuningan.
Di akhir sambutan, Sekda Uu Kusmana secara resmi membuka Pentas PAI SMP Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2026 dengan ucapan basmalah.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Kuningan yang religius, cerdas, kreatif, serta siap menjadi penerus bangsa yang membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin di tengah tantangan zaman modern.(Heryanto)


















