“Para pemudik agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, khususnya saat melintasi jalur rawan ketika kondisi hujan deras,” ujarnya.
Ia menambahkan, kewaspadaan sangat penting mengingat hujan dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan jalan licin, jarak pandang berkurang, hingga potensi terjadinya longsor di beberapa jalur perlintasan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Majalengka juga telah menyiagakan berbagai unsur guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana selama arus mudik Lebaran.
Sejumlah personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) turut disiagakan untuk melakukan penanganan cepat apabila terjadi kondisi darurat.
Selain itu, alat berat juga telah ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mempercepat proses penanganan apabila terjadi longsor atau gangguan akses jalan selama arus mudik dan balik Lebaran.
Dengan keterlibatan aktif TNI bersama seluruh unsur terkait, diharapkan pelaksanaan mudik Lebaran di wilayah Kabupaten Majalengka dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif. (Pendim_0617/VC)












