Sementara itu, Kepala Diskominfo Kuningan, Ucu Suryana, menegaskan bahwa website desa memiliki peran strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Website desa bukan sekadar media informasi, melainkan wajah digital desa. Di sana bisa ditampilkan potensi daerah, kegiatan pembangunan, hingga produk unggulan yang dimiliki,” ungkapnya.
Ia juga mendorong para peserta untuk serius mengikuti pelatihan dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di desa masing-masing, sehingga pengelolaan website dapat berjalan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kuningan menargetkan seluruh desa mampu memiliki dan mengelola website resmi secara aktif sebagai bagian dari transformasi digital. Selain itu, keberadaan website desa diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat keterbukaan informasi kepada masyarakat.(Heryanto)


















