Ketua PMII Rayon An-Nadhloh Harakah terlantik, Muhammad Khoirur Rozikin, menyampaikan bahwa kepengurusan baru mengusung tagline “Harakah Arus Bawah” sebagai bentuk keberpihakan pada penguatan kader dari akar organisasi.
“Harakah Arus Bawah kami maknai sebagai gerakan yang bertumpu pada potensi kader. Setiap kader memiliki soft skill dan daya intelektual yang harus difasilitasi dan dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Pasang Iklan Disini Scroll ke BawahScroll ke Bawah
Sementara itu, Ruslan Baidhowi Kamal selaku Pengurus Cabang (PC) PMII Kabupaten Cirebon menegaskan pentingnya kesinambungan nilai dalam proses regenerasi organisasi.
“PMII harus tetap menjaga nilai-nilai lama yang baik, namun juga adaptif terhadap nilai-nilai baru yang lebih relevan dengan tantangan zaman,” katanya.
Ketua Kopri PMII Rayon An-Nadhloh Harakah, Ifititania Dewi K, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial.
“Kami ingin PMII menjadi ruang aman dan produktif bagi kader, khususnya kader putri, untuk mengekspresikan gagasan, karya, dan kreativitasnya,” ucapnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Korpri Pengurus Cabang Novianti, Pengurus Komisariat (PK) UIN SSC Sulthon Azizan Zanuar, Ketua Kopri Sa’idatul Kamilah, seluruh pengurus aktif, serta demisioner PMII Rayon An-Nadhloh Harakah.
Menariknya, dalam pelantikan dan raker ini panitia menghadirkan pameran karya kader berupa tulisan, puisi, cerpen, opini, hingga karya seni visual seperti sketsa dan bentuk seni lainnya. Hal ini menjadi inovasi baru yang menegaskan peran PMII tidak hanya sebagai organisasi kaderisasi, tetapi juga sebagai ruang pengembangan intelektual dan kreativitas mahasiswa. ***


















