Saat ini, Posyandu Digital masih difokuskan untuk pelayanan internal, yakni bagi keluarga besar Yonif 321. Meski demikian, Dyah menegaskan harapan besarnya agar ke depan layanan ini dapat diakses masyarakat sekitar.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Majalengka, Dini Azora, melalui Ketua Tim Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Tika Apriliantini Rahmawati mengatakan, Posyandu Digital dinilai sejalan dengan upaya penguatan layanan kesehatan berbasis data.
Tika menyatakan, inovasi tersebut dinilai membuka peluang penerapan layanan kesehatan ibu dan anak yang lebih efektif, tertib data, serta berpotensi dikembangkan di wilayah lain.
Aplikasi Posyandu Digital Yonif 321 ini dikembangkan oleh Dhesty Surya, yang berharap inovasi tersebut dapat menjadi contoh pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Majalengka.
Dengan sinergi antara Persit KCK Yonif 321 dan Dinas Kesehatan, Posyandu Digital diharapkan menjadi langkah konkret menuju pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.


















