ELTV SATU ||| Majalengka, Jawa Barat – Program realisasi kegiatan penyelenggaraan jalan di wilayah Kabupaten Majalengka yang dikerjakan oleh CV Andis Karya Teknik menuai sorotan. Proyek pemeliharaan jalan yang berlokasi di Jalan Siti Armilah, Kecamatan Majalengka, diduga kurang transparan lantaran papan informasi proyek yang terpasang di lokasi tidak mencantumkan sumber anggaran.

CV Andis Karya Teknik yang beralamat di Jalan Jatisampay No.137 A RT 003 RW 005, Majalengka Wetan tersebut melaksanakan pekerjaan pada Senin malam, 9 Maret 2026. Selain menjadi perhatian karena dikerjakan pada malam hari, keberadaan papan proyek yang tidak memuat keterangan sumber dana juga menimbulkan pertanyaan publik.
Dari hasil investigasi pihak media sehari setelah pekerjaan rampung, Selasa (10/3/2026), ditemukan beberapa titik permukaan jalan yang tampak bergelombang. Selain itu, ketebalan lapisan hotmix dinilai sangat minim dan diduga tidak sesuai spesifikasi teknis yang seharusnya diterapkan dalam pekerjaan pemeliharaan jalan.
Temuan tersebut memunculkan dugaan lemahnya pengawasan dari dinas terkait terhadap pelaksanaan proyek tersebut.
Saat dikonfirmasi di kantornya pada hari yang sama, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka, Mamat Surahmat menjelaskan bahwa pekerjaan dilakukan pada malam hari karena faktor produksi di Hot Mix Plant (HMP).
Menurutnya, material aspal panas harus segera digelar di lapangan setelah matang di pabrik.
“Di HMP itu harus antre, dan bukan hanya dari daerah kita saja. Jadi kalau hotmix matang misalnya jam 10 malam, pekerjaan harus langsung dilakukan di lapangan. Kalau dibiarkan terlalu lama nanti dingin dan tidak bisa dipakai,” ujar Mamat.


















