Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan beserta jajaran, khususnya bidang pemberdayaan sosial, yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap kegiatan IPSM.
“Semoga setelah mengikuti pelatihan ini, para PSM semakin eksis, kreatif, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Kami bekerja dengan ikhlas dan sepenuh hati,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, IPSM Kabupaten Kuningan membawa empat orang PSM sebagai peserta, yakni Sopy dari PSM Windujanten, Utin Johartini dari PSM Cidahu, Juju Johariah dari PSM Lebakwangi, dan Tati dari PSM Pesawahan.
Amimah menegaskan, penguatan kapasitas PSM penting karena tantangan sosial di masyarakat terus berkembang. Karena itu, PSM dituntut tidak hanya hadir ketika persoalan muncul, tetapi juga mampu membangun kepedulian, mengidentifikasi kebutuhan warga, serta menghubungkan masyarakat dengan berbagai layanan sosial.
“IPSM bergerak dan berdampak. Pengabdian tanpa batas,” tegasnya.
Pelatihan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara PSM, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan sosial yang lebih responsif, sehingga kehadiran relawan sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(Heryanto)

















