“Dulu Kosgoro didirikan karena belum banyak SMA di tiap kecamatan. Sekarang hampir semua kecamatan sudah memiliki SMA, sehingga peran Kosgoro berkurang,” jelasnya.
Saat ini, bangunan SMA Kosgoro telah dialihfungsikan menjadi SD Negeri 17, sebagai bagian dari upaya pemanfaatan aset pendidikan demi kepentingan masyarakat.
Meski sekolahnya telah tidak lagi beroperasi, semangat kebersamaan para alumni tetap terjaga. Dalam kesempatan tersebut, muncul wacana pembentukan forum alumni sebagai wadah komunikasi dan pengembangan potensi para lulusan.
“Kami berencana membentuk forum alumni SMA Kosgoro Kabupaten Kuningan agar silaturahmi tetap terjaga dan para alumni bisa terus berkontribusi. Banyak juga alumni Kosgoro yang kini menjadi pejabat,” tambah Yudish.
Rencana ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah serta Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar setempat, yang mendorong agar kegiatan reuni dan konsolidasi alumni terus berlanjut.
Melalui momentum 50 tahun berdirinya SMA Kosgoro pada 2026 ini, para alumni berharap eksistensi mereka tetap terjaga meskipun institusi sekolahnya sudah tidak lagi beroperasi,pungkasnya.(Heryanto)


















