Lebih lanjut, Rosalina menekankan pentingnya mengutamakan masyarakat lokal dalam pengelolaan terminal, khususnya dalam penyediaan tenaga kerja, stan UMKM maupun layanan transportasi wisata.
Menurutnya, Kecamatan Pasawahan memiliki wilayah yang luas dan masih banyak generasi muda yang membutuhkan lapangan pekerjaan.
“Kalau sudah dibuka dan diresmikan, berarti ada peluang lapangan pekerjaan bagi anak-anak muda di Kecamatan Pasawahan. Saya berharap mereka menjadi prioritas. Utamakan warga setempat terlebih dahulu sebelum membuka kesempatan bagi orang luar,” tegasnya.
Rosalina juga menyatakan dukungannya terhadap konsep wisata terpadu, termasuk rencana bus rombongan wisatawan diparkir di terminal kemudian wisatawan diantar menggunakan kendaraan wisata berukuran lebih kecil menuju destinasi.
Ia menilai konsep tersebut dapat menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan kendaraan besar di jalur wisata Pasawahan yang relatif sempit.
“Saya sangat setuju. Akses menuju sejumlah destinasi di sini cukup sempit. Ketika kendaraan besar masuk, sering menghambat arus kendaraan kecil dan berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan,” jelasnya.
Rosalina berharap kendaraan wisata yang nantinya digunakan juga melibatkan warga setempat. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Pasawahan.
“Kalau bisa, kendaraan wisata seperti odong-odong atau kendaraan pengangkut wisatawan juga berasal dari warga yang memiliki kendaraan tersebut. Jangan sampai justru menggunakan jasa dari luar kecamatan, karena potensi masyarakat Pasawahan sebenarnya besar,” tuturnya.
Ia meyakini, dengan pengelolaan yang baik, Terminal Wisata Terpadu Paniis dapat menjadi pusat aktivitas wisata sekaligus penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Kecamatan Pasawahan.
“Dengan adanya terminal ini, saya sangat mendukung. Ke depan mudah-mudahan semakin ramai wisatawan, termasuk wisatawan dari luar daerah. Selain mendukung pariwisata, keberadaan terminal ini juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(Heryanto)

















