Ia menjelaskan, program TMMD sendiri telah dimulai sejak era ABRI Masuk Desa (AMD) pada tahun 1980-an dan hingga kini telah berjalan lebih dari 46 tahun serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan warga.
Danrem juga menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD ke-127 di wilayah Kodam III/Siliwangi dilaksanakan di empat daerah, yakni Kota Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Serang. Seluruh sasaran kegiatan, baik fisik maupun nonfisik, berhasil diselesaikan hingga mencapai 100 persen selama satu bulan pelaksanaan.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu selaku Dansatgas TMMD juga menyampaikan laporan hasil kegiatan TMMD yang telah dilaksanakan di Desa Sindangwangi.
Rangkaian upacara penutupan ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan naskah hasil program TMMD dari Dandim 0617/Majalengka kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka, penanggalan tanda peserta, serta pernyataan resmi penutupan kegiatan TMMD.
Selain upacara penutupan, kegiatan juga dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat serta peninjauan langsung lokasi hasil pembangunan program TMMD.
Program TMMD ke-127 Kodim 0617/Majalengka sendiri merupakan wujud kerja sama antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun infrastruktur desa, seperti jalan, fasilitas umum dan sarana penunjang lainnya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat serta tumbuh semangat gotong royong dalam membangun desa demi kemajuan daerah. (Pendim_0617/Vicky)


















