Para peserta yang diterjunkan merupakan siswa kelas 4, 5, dan 6. Menurut Haris, keikutsertaan dalam kompetisi bukan semata-mata mengejar hasil perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan branding SDN 1 Lebakwangi yang mengembangkan Paskibra sebagai salah satu kekuatan sekolah.
“Pertama, ini menjadi sarana untuk mengenalkan sekolah. Kami memang sudah mempersiapkan branding sekolah melalui Paskibra,” katanya.
Lebih dari itu, latihan dan kompetisi baris-berbaris dinilai mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta nasionalisme sejak usia sekolah dasar.
“Kami ingin menanamkan jiwa kepemimpinan anak. Itu yang selalu kami dengungkan agar tertanam jiwa nasionalis pada anak-anak,” tuturnya.
Haris berharap pengalaman mengikuti Kejurcab LOB 2026 dapat menjadi bekal positif bagi para siswa untuk terus berkembang. Menurutnya, keberanian tampil di hadapan publik, bekerja dalam tim, mematuhi aturan, dan bertanggung jawab terhadap tugas merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter.
Ia juga berharap kegiatan Paskibra semakin menjadi kebanggaan siswa, orang tua, dan seluruh keluarga besar SDN 1 Lebakwangi.
“Yang kami harapkan, Paskibra ini bisa menjadi salah satu tolak ukur kami dalam melihat perkembangan anak, baik dari kedisiplinan, kepemimpinan, nasionalisme maupun keberaniannya,” pungkas Haris.(Heryanto)

















