Seminar bertema Memperkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru tersebut juga membahas persoalan kesejahteraan, pencairan tunjangan profesi guru (TPG), kepastian status kepegawaian, pengembangan karier, hingga pemahaman regulasi pendidikan.
Persoalan administrasi Dapodik, kebutuhan pengawas sekolah, kenaikan pangkat, serta kepastian status PPPK penuh waktu dan paruh waktu turut menjadi pembahasan. Pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada pembiayaan PPPK dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.
Ketua PGRI Kabupaten Kuningan, Ida Suprida, bersama jajaran organisasi profesi diharapkan terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah agar aspirasi guru dapat ditindaklanjuti secara konstruktif.
Ketua panitia, Surya, S.Pd., M.Pd., menyebut antusiasme guru terhadap kegiatan tersebut tinggi. Pendaftaran peserta secara daring bahkan terpenuhi dalam waktu sekitar dua jam. Seminar dikemas dalam format diskusi dan talkshow untuk memberi ruang bagi guru menyampaikan persoalan secara langsung kepada narasumber.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BBGTK Provinsi Jawa Barat Dr. Sugito Adiwarsito, M.Pd., M.Or., Ketua Pengurus Besar PGRI Dr. Dudung Abdul Qodir, M.Pd., Kepala Disdikbud Kuningan Dr. Carlan, S.Pd., M.M.Pd., serta jajaran pengurus PGRI dan guru dari berbagai wilayah.
Melalui forum ini, penguatan profesionalisme guru diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan, solidaritas, dan mutu pendidikan di Kabupaten Kuningan.(Heryanto)

















