Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
NewsPendidikan

Shohibul Imam Harap SMKN 1 Japara Lahirkan Generasi Pembangun Kuningan

147
×

Shohibul Imam Harap SMKN 1 Japara Lahirkan Generasi Pembangun Kuningan

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU ||| KUNINGAN – Anggota DPR RI, Shohibul Imam, berharap SMKN 1 Japara mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam membesarkan Kabupaten Kuningan. Harapan tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Milad ke-16 SMKN 1 Japara.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Maenurut Shohibul, peringatan milad bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap perjalanan serta pengembangan sekolah. Ia mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan pihak sekolah, baik dalam pengembangan fisik maupun nonfisik.

Baca Juga :  Bupati Sambut Yonif TP 839/Satria Abyakta,Optimis Pembangunan Kuningan

“Milad bukan hanya perayaan, tetapi menjadi fase evaluasi dan introspeksi. Dari penjelasan Kepala Sekolah, sudah banyak inovasi yang dilakukan untuk memajukan SMKN 1 Japara,” ujarnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa capaian tersebut harus dibarengi dengan evaluasi terhadap berbagai kekurangan yang masih perlu diperbaiki. Salah satu hal penting yang disorotinya adalah kesesuaian pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri.

Baca Juga :  LSM FRONTAL Semprot Kejari Kuningan, Desak Dugaan Kasus PJU Rp117 Miliar Dibuka Lagi

“Kita harus bertanya kepada user industri, apa yang benar-benar mereka butuhkan. Contohnya tadi ada industri yang datang langsung melakukan seleksi. Ketika lulusan SMKN 1 Japara diterima di PT Schneider, itu artinya apa yang diajarkan di sini memang dibutuhkan oleh industri,” jelasnya.

Shohibul menegaskan pentingnya prinsip link and match antara SMK dan dunia kerja. Ia menilai lulusan SMK harus dibekali kompetensi yang jelas, tanpa dipaksakan untuk memilih satu jalur yang sama.

Baca Juga :  Diduga Tipu Janda Ratusan Juta, Kasus Asmara Kembali Gemparkan Cirebon

“Kita tidak bisa memaksakan semua anak harus menjadi entrepreneur atau semuanya bekerja. Yang penting mereka dibekali kompetensi sesuai potensi dan kebutuhan pasar kerja,” katanya.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin