Sikap rendah hatinya makin terlihat jelas saat beliau mendatangi stan pameran pengrajin Tenun Gadod khas Majalengka, sebuah warisan budaya lokal legendaris dari Desa Nunuk Baru, Kecamatan Maja.
Dandim tanpa ragu merangkul dan berdialog langsung dengan para pengrajin lokal. Tidak sekadar berkunjung, beliau juga menunjukkan ketertarikannya secara mendalam terhadap proses pembuatan kain tradisional tersebut.
Momen keakraban tanpa sekat antara perwira menengah TNI dengan warga desa ini pun langsung memancing perhatian pengunjung lain yang terharu dan mengabadikan momen tersebut melalui kamera ponsel.
Saat ditemui di lokasi acara, Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap karya para UMKM lokal Majalengka, khususnya kerajinan Tenun Gadod khas Desa Nunuk Baru.
“TNI lahir dari rakyat dan ada untuk rakyat. Momen Bazar HUT TNI ini bukan sekadar pameran, tetapi wadah untuk kita saling merangkul dan mengangkat potensi lokal. Tenun Gadod dari Nunuk Baru ini luar biasa, warisan budaya yang harus kita banggakan dan dukung bersama agar ekonominya terus bangkit,” ujar Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto dengan penuh kehangatan.
Sikap ramah dan perhatian mendalam dari Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto ini menuai pujian dari masyarakat setempat yang hadir. Banyak warga menilai kepemimpinan Dandim 0617/Majalengka benar-benar mendinginkan suasana, mengayomi, dan membuktikan bahwa kemanunggalan TNI bersama rakyat terwujud secara nyata di lapangan. (Pendim_0617/VC)

















