“Saya menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah kepada Kabupaten Majalengka,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan, H. Muhamad Umar Ma’ruf, menjelaskan program revitalisasi ini adalah bukti nyata kolaborasi pemerintah pusat dan daerah. Saat ini, sebanyak 179 sekolah dari berbagai jenjang di Kabupaten Majalengka telah masuk dalam program revitalisasi.
Kepala Bidang Sekolah Dasar, H. Joko Setiyono, menambahkan revitalisasi di SDN Majalengka Wetan VII telah selesai dengan anggaran Rp1,127 miliar, yang digunakan untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan rehabilitasi bangunan sekolah.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat, Hj. Komalasari, yang mewakili Kemendikdasmen, menegaskan tujuan utama program ini adalah menghadirkan suasana belajar yang aman, nyaman, dan layak. Ia berharap fasilitas yang sudah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga sekolah.
Pemerintah Kabupaten Majalengka akan terus berkoordinasi dengan BBPMP Jawa Barat dan Kemendikdasmen untuk mengusulkan sekolah-sekolah lain yang membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana pada tahun anggaran berikutnya. Upaya ini sejalan dengan komitmen bersama mewujudkan pendidikan berkualitas demi generasi unggul serta mendukung terwujudnya Majalengka Langkung Sae.VC

















