“Aparat TNI siap bersinergi dengan Polri dan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran, termasuk di kawasan wisata yang mengalami peningkatan pengunjung,” tegas Dandim.
Dalam arahannya, Kapolri menekankan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik dan wisatawan. Ia juga mengapresiasi menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta fatalitas korban, dan meminta capaian tersebut dipertahankan hingga akhir operasi.
Selain itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap pelayanan di rest area, pengelolaan arus balik, kesiapan fasilitas kesehatan darurat, serta pengamanan destinasi wisata yang berpotensi menimbulkan kerawanan.
Keterlibatan aktif TNI dalam pengamanan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Bersama Polri dan stakeholder terkait, TNI turut mengerahkan personel di berbagai titik strategis guna memastikan kelancaran arus mudik maupun aktivitas wisata masyarakat.
Selama periode 22 hingga 24 Maret 2026, pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur transportasi, tetapi juga diperluas ke objek wisata dengan melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, serta unsur SAR lainnya.
Dengan sinergi yang solid antara TNI-Polri dan pemerintah daerah, diharapkan perayaan Idulfitri tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat. (Pendim_0617/VC)


















