Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukan sekadar tentang hasil akhir atau trofi kejuaraan, melainkan menjadi ruang pembelajaran bagi para siswa untuk menampilkan semangat, kreativitas, dan penghayatan nilai-nilai keislaman dalam setiap penampilan yang dibawakan.
“Prestasi ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi bagaimana peserta didik belajar menampilkan kemampuan terbaiknya dengan penuh sportivitas, percaya diri, dan akhlak yang baik,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Dr. Ariyanto juga memberikan apresiasi kepada seluruh sekolah peserta yang telah menghadirkan persaingan sehat dan inspiratif selama pelaksanaan kegiatan PENTAS PAI 2026 berlangsung.
“Kami menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh sekolah peserta yang telah menghadirkan persaingan yang sehat, bermartabat, dan menginspirasi. Setiap perjuangan dan dedikasi yang ditampilkan sejatinya telah menjadikan PENTAS PAI sebagai panggung tumbuh bersama untuk saling menguatkan dan memuliakan,” tuturnya.
Ajang PENTAS PAI sendiri menjadi salah satu wadah pembinaan karakter religius siswa melalui pengembangan bakat, seni, serta keterampilan Pendidikan Agama Islam.
Keberhasilan SMP Negeri 2 Kuningan sebagai juara umum diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, berakhlak mulia, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.(Heryanto)


















