“Alhamdulillah pendistribusian berjalan lancar. Jika ada sekolah yang meminta pengiriman lebih pagi, kami bisa menyesuaikan. Untuk distribusi siang kepada kelompok B3 juga dapat kami layani dengan baik. Dengan jumlah DPM saat ini, pelayanan masih sangat maksimal dan tidak membuat relawan kewalahan,” jelasnya.
Selain memastikan kualitas pelayanan, SPPG Ancaran 3 juga menyajikan menu bergizi seimbang yang dilengkapi dengan susu sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan gizi para penerima manfaat sesuai ketentuan Program MBG.
Yusuf berharap Program MBG tidak hanya berdampak pada penurunan angka stunting, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Kuningan.
“Harapan kami, MBG bukan hanya menekan angka stunting, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian UMKM lokal. Program ini membuka lapangan pekerjaan bagi relawan, melibatkan para pemasok bahan pangan, dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan. Semoga manfaatnya semakin luas dan dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.(Heryanto)


















