Di kawasan Situ Arja sendiri sudah mulai tersedia beberapa fasilitas penunjang seperti gazebo serta panorama alam yang menarik, termasuk aliran air terjun di sekitar lokasi. Hal tersebut dinilai menjadi nilai tambah jika kawasan ini dikembangkan menjadi objek wisata.
“Jika konsep ini terus dikembangkan, kawasan ini bisa menjadi destinasi wisata baru sekaligus ikon baru di kecamatan ini. Apalagi sudah ada fasilitas gazebo dan pemandangan alam yang cukup menarik,” tambahnya.
Sementara itu, kegiatan Gobyag Ikan di Situ Arja juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Ikan yang dipanen dalam kegiatan tersebut merupakan hasil penebaran sekitar satu tahun sebelumnya dengan jumlah mencapai sekitar 13 ton, terdiri dari ikan nila dan ikan mas.
Selain menjadi sarana menjaga ekosistem perairan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan serta mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan perairan umum.
Tradisi Gobyag Ikan juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. Warga terlihat turun langsung ke situ untuk menangkap ikan sambil menikmati suasana kebersamaan dalam pesta rakyat tersebut.
Ke depan, program serupa direncanakan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai situ di Kabupaten Kuningan karena dinilai memberikan manfaat bagi lingkungan, ekonomi masyarakat, sekaligus potensi pengembangan wisata daerah. (Heryanto)


















