Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Tanam 3 Kali Setahun! Bantuan Irigasi Rp13 Miliar Buka Harapan Baru Petani Majalengka

84
×

Tanam 3 Kali Setahun! Bantuan Irigasi Rp13 Miliar Buka Harapan Baru Petani Majalengka

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menyediakan infrastruktur pendukung pertanian, terutama untuk menghadapi tantangan perubahan musim dan keterbatasan sumber air.

Bupati menegaskan, penguatan sektor pertanian harus berjalan seiring dengan pembangunan dan industrialisasi daerah. Majalengka diharapkan mampu berkembang menjadi daerah yang maju tanpa mengesampingkan perlindungan lahan pertanian produktif.

“Saya optimistis Majalengka bertransformasi menjadi daerah yang maju dan terindustrialisasi, tanpa harus melupakan ketahanan pangan. Kita sudah mengunci kawasan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) inti sekitar 37 ribu hektare lebih,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman mengatakan pihaknya berkomitmen memastikan proses penyaluran, pelaksanaan teknis, hingga pengelolaan bantuan berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Forsila Nepal Tebar Kebaikan di Ponpes Matholib As Suluk pada Jum'at Berkah

Ia menjelaskan, lokasi penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan kajian teknis berdasarkan kondisi geografis serta kebutuhan air di masing-masing wilayah.

Bantuan diprioritaskan untuk kawasan pertanian yang membutuhkan dukungan pasokan air, tetapi masih memiliki potensi sumber air permukaan maupun air tanah yang dapat dimanfaatkan.

“Bantuan Irpom dan Irpip ini dialokasikan pada lokasi-lokasi yang telah melalui proses verifikasi dan kajian teknis geografis secara objektif. Kami memastikan bantuan ini menyasar kawasan yang benar-benar membutuhkan pasokan air, tetapi memiliki potensi sumber air permukaan atau air tanah,” jelasnya.

DKP3 juga akan memberikan pendampingan kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) penerima bantuan agar pelaksanaan kegiatan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Aksi Buruh di Kantor Bupati Cirebon Tuntut Kenaikan UMK 2026 Sesuai PP 49/2025

Pendampingan tersebut diharapkan tidak hanya memastikan pembangunan sarana irigasi sesuai kebutuhan, tetapi juga mendorong pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas secara berkelanjutan.

Di sisi lain, perwakilan kelompok tani penerima bantuan menyambut positif program irigasi pompanisasi dan perpipaan. Bantuan tersebut dinilai menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan air yang selama ini menghambat kegiatan budidaya, terutama pada Musim Tanam Kedua (MT2) dan Musim Tanam Ketiga (MT3).

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati, Pemerintah Kabupaten Majalengka, serta Pemerintah Pusat. Selama ini, kendala utama kami di lahan tadah hujan adalah kekurangan air saat memasuki MT2 dan MT3,” ujar Yana.

Dengan adanya fasilitas irigasi tersebut, para petani berharap ketersediaan air dapat lebih terjamin sehingga pola tanam menjadi lebih optimal dan risiko gagal panen akibat kekeringan dapat ditekan.

Baca Juga :  Sat Lantas Polres Kuningan Edukasi Pelajar SMPN 1 Selajambe

“Dengan adanya bantuan irigasi pompanisasi dan perpipaan ini, kami yakin bisa tanam dan panen hingga tiga kali dalam setahun tanpa rasa cemas akan kekeringan. Kami siap mengelola dan merawat fasilitas ini bersama-sama sesuai arahan Bupati,” tambahnya.

Melalui bantuan irigasi yang didukung pendampingan teknis dan komitmen kelompok tani, Pemkab Majalengka berharap produktivitas pertanian terus meningkat, lahan tadah hujan dapat dimanfaatkan secara optimal, serta ketahanan pangan daerah semakin kuat di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang terus meningkat.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin