Meski demikian, hingga hari terakhir pencarian, tim belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Berdasarkan pertimbangan teknis dan standar operasional prosedur (SOP) pencarian, operasi resmi dihentikan.
“Kami memutuskan untuk menghentikan operasi pencarian secara resmi. Namun demikian, apabila di kemudian hari ditemukan petunjuk baru atau laporan dari masyarakat, maka pencarian dapat dibuka kembali,” tambahnya.
Indra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian, termasuk warga yang turut membantu secara sukarela.
Pihak keluarga korban diharapkan tetap tabah dan terus berkoordinasi dengan aparat setempat apabila memperoleh informasi baru terkait keberadaan Parmo.
Hingga saat ini, misteri hilangnya Parmo masih menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat Desa Ragawacana. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di area persawahan dan sekitar aliran sungai.(Heryanto)


















