ELTV SATU || KUNINGAN – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan evaluasi Sabtu (24/10/2026) pukul 19.30 WIB, tidak ditemukan titik api berdasarkan pemantauan drone TNGC dan sistem SIPONGI. Meski demikian, kepulan asap tipis masih terpantau sehingga petugas tetap bersiaga melakukan pendinginan hingga kondisi benar-benar aman.

Fokus penanganan diarahkan pada tiga blok prioritas, yakni Bintangot, Karang Dinding, dan Bukit Seribu Bintang (BSB), melalui kegiatan mopping up atau penyisiran dan pemadaman sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Sebanyak 498 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan karhutla. Upaya yang dilakukan meliputi pemantauan, pendinginan secara manual, penggunaan alat jet shooter, serta patroli visual menggunakan drone sejak pagi hari.
Koordinasi antara petugas di lapangan dan posko melalui perangkat komunikasi handy talky (HT) juga dinilai berjalan efektif dalam mendukung pertukaran informasi dan pelaksanaan operasi.
Meski kondisi terkendali, sejumlah kendala masih menjadi perhatian, terutama keterbatasan kendaraan untuk mobilisasi personel serta medan yang curam dan kondisi lahan bekas terbakar yang rawan membahayakan petugas.

















