“Usulan itu untuk keindahan Kuningan dan harus mengandung makna. Bukan persoalan dibangun kapan atau apa, tetapi harus mengandung makna,” katanya.
Terkait Tugu Bola Dunia yang sebelumnya berdiri di lokasi tersebut dan disebut merupakan bagian dari program CSR Bank BJB, Bupati menyebut pemerintah daerah tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
Selain persoalan tugu, Dian juga menyinggung penataan kawasan dan perbaikan infrastruktur jalan. Ia menyebut, mulai akhir Agustus hingga September 2026, Pemkab Kuningan akan melakukan perbaikan di puluhan ruas jalan secara bertahap.
“Mohon doa, mulai akhir Agustus, September, kita perbaiki jalan serentak di hampir puluhan ruas jalan,” ungkapnya.
Dian juga menyampaikan kabar adanya dukungan dari Gubernur Jawa Barat untuk membantu perbaikan ruas jalan dari kawasan Dewi Sartika hingga Lebakwangi dan Kaduela yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.
“Alhamdulillah, Pak Gubernur memberikan bantuan untuk perbaikan jalan dari Dewi Sartika sampai Lebakwangi, bahkan sampai Kaduela. Jalan itu memang banyak dikeluhkan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap seluruh program penataan dan pembangunan infrastruktur dapat berjalan secara bertahap, termasuk menghadapi musim hujan yang diperkirakan mulai November.
“Bertahap, insya Allah. Mohon sabar untuk yang lain,” pungkasnya.(Heryanto)


















