Sementara itu, Wakil Bupati Tuti Andriani menegaskan bahwa keberhasilan SPPG tidak hanya bergantung pada penyediaan makanan, tetapi juga pada koordinasi, evaluasi, dan tindak lanjut yang berkelanjutan.
Ia meminta seluruh pihak memperkuat sinergi, meningkatkan pengawasan teknis, serta segera menindaklanjuti setiap masukan di lapangan agar tidak berhenti sebatas pembahasan.
“Evaluasi harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata. Komunikasi antar-pihak harus berjalan baik agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tegas Tuti.
Selain itu, Tuti juga memberikan sejumlah masukan teknis terkait proses penyajian makanan, penanganan distribusi, hingga penyusunan daftar kebutuhan (send list) yang harus disiapkan secara rutin sebagai bagian dari pengendalian operasional.
Camat Garawangi Maryanto menyatakan siap mendukung koordinasi lintas sektor agar seluruh rekomendasi hasil evaluasi dapat segera dilaksanakan.
Melalui evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap SPPG Garawangi semakin profesional dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat serta mampu mendukung peningkatan kualitas gizi dan percepatan penurunan stunting di wilayah Kecamatan Garawangi.(Heryanto)


















