Menurutnya, keberadaan situs-situs sejarah itu bukan hanya menjadi bagian dari identitas Kabupaten Kuningan, tetapi juga merupakan warisan penting bangsa yang harus dijaga, dirawat, dan dikembangkan.
Ia menegaskan, pelestarian kawasan bersejarah tidak hanya menyangkut aspek fisik bangunan, tetapi juga penguatan nilai sejarah dan edukasi bagi generasi muda agar memahami jejak perjuangan bangsa.
Karena itu, kunjungan Menteri Kebudayaan RI ke Kabupaten Kuningan diharapkan menjadi momentum penting untuk membuka jalan dukungan program, baik dalam bentuk revitalisasi fisik, penguatan narasi sejarah, maupun pengembangan kawasan cagar budaya di daerah.
Dengan langkah tersebut, Pemkab Kuningan berharap situs-situs bersejarah di daerahnya dapat semakin terawat, hidup, dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat serta dunia pendidikan.(Heryanto)


















