Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang biasanya diiringi meningkatnya aktivitas pendakian di Gunung Ciremai, Bupati mengingatkan masyarakat, khususnya para pendaki dan pecinta alam, agar lebih berhati-hati.
Ia mengimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan api unggun yang masih menyala, serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Satu puntung rokok saja bisa menghanguskan ratusan hektare hutan. Pohon yang tumbuh puluhan tahun bisa musnah hanya karena kelalaian sesaat. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat ikut bertanggung jawab menjaga hutan kita,” pesannya.
Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama menegaskan seluruh personel beserta peralatan telah disiagakan menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau.
Menurutnya, langkah pencegahan akan menjadi prioritas melalui edukasi, sosialisasi, patroli, dan deteksi dini di kawasan rawan kebakaran. Namun apabila terjadi pelanggaran hukum, kepolisian tidak akan ragu mengambil tindakan tegas.
“Kami bersama seluruh stakeholder siap melaksanakan pencegahan, pemadaman, hingga penegakan hukum apabila ditemukan unsur pidana dalam kejadian kebakaran hutan dan lahan,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan, siapa pun yang terbukti dengan sengaja membakar hutan maupun lahan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dari ancaman kebakaran. Kesadaran dan kepedulian setiap warga dinilai menjadi benteng terdepan dalam mencegah Karhutla, karena satu tindakan ceroboh dapat menimbulkan kerusakan lingkungan yang membutuhkan puluhan tahun untuk dipulihkan.(Heryanto)


















