Hal senada disampaikan Staf Lapas Kelas IIA Kuningan, Reni Farida A. Ia menegaskan, kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar penyaluran bantuan, yakni mempererat hubungan kebersamaan dan menumbuhkan rasa saling peduli antara petugas dengan warga binaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan rasa kebersamaan dan kepedulian. Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi warga binaan,” ujarnya.
Kepedulian tersebut pun mendapat sambutan positif dari warga binaan. Salah seorang warga binaan berinisial BR mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan jajaran Lapas Kuningan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan membuat kami merasa tetap diperhatikan selama menjalani masa pembinaan,” tuturnya.
Peringatan Hari Bhakti Kemenimipas ke-2 Tahun 2026 menjadi momentum untuk menegaskan bahwa tugas pemasyarakatan bukan semata-mata menjaga keamanan dan menjalankan pembinaan, tetapi juga menghadirkan kepedulian serta memperlakukan setiap warga binaan secara manusiawi.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai kemanusiaan terus tumbuh. Sebab, di balik tembok lembaga pemasyarakatan, setiap warga binaan tetap memiliki hak untuk mendapatkan perhatian, dukungan, dan kesempatan memperbaiki diri menuju kehidupan yang lebih baik.(Heryanto)

















