Dalam pelaksanaan program selama bulan puasa, skema makanan yang digunakan adalah skema kering sehingga tidak terdapat makanan olahan. Keberadaan Dapur Jagara juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dengan menyerap 47 tenaga kerja lokal yang seluruhnya berasal dari wilayah Kecamatan Darma.
Selain itu, penyediaan bahan baku pangan dilakukan melalui kerja sama dengan BUMDes Darma, BUMDes Jagara, serta para petani lokal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan rantai pasok bahan pangan di tingkat lokal.
Ke depan, pihak yayasan akan terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas layanan, baik dari sisi pelayanan maupun kualitas menu. Seluruh pelaksanaan program akan disesuaikan dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh BGN.
Terkait tanggapan penerima manfaat, program MBG yang telah berjalan sejak September lalu dinilai berjalan dengan baik. Hingga saat ini tidak terdapat keluhan signifikan. Keluhan kecil yang muncul hanya terkait keterlambatan distribusi akibat jarak tempuh yang cukup jauh, sementara kualitas makanan dan menu mendapatkan apresiasi positif dari para penerima manfaat.
Melalui kolaborasi antara yayasan, pemerintah, dan masyarakat lokal, Program MBG di Kecamatan Darma diharapkan dapat terus berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata dalam peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat, pungkasnya. (HERYANTO)


















