Sementara itu, 18 siswa ditangani di Puskesmas Tukdana. Dari jumlah tersebut, delapan siswa mendapat tindakan infus.
Selain itu, dua siswa dilaporkan harus dirujuk ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Peristiwa dugaan keracunan massal tersebut terjadi di lingkungan SMAN 1 Tukdana, Kecamatan Tukdana. Dugaan sementara mengarah pada makanan MBG yang dipasok dari SPPG Kerticala II.
Hingga kini, penyebab pasti munculnya gejala yang dialami para siswa masih memerlukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut dari pihak terkait. (Bd)











