ELTV SATU || KUNINGAN – Suasana haru, syukur, dan kebahagiaan menyelimuti proses pemulangan jemaah haji Kabupaten Kuningan Kloter 8 yang tiba di Kuningan Islamic Center (KIC), Minggu (7/6/2026). Di antara ratusan jemaah yang kembali dengan selamat, terdapat kisah-kisah penuh makna yang menyentuh hati, di antaranya perjalanan ibadah haji yang dijalani oleh Jamaludin dari Desa Cimara, Kecamatan Pasawahan, serta pasangan suami istri Yanto dan Emi dari Desa Mekarwangi, Kecamatan Lebakwangi.

Bagi Jamaludin, perjalanan ke Tanah Suci tahun ini bukan sekadar menunaikan rukun Islam kelima, tetapi juga menjalankan amanah keluarga. Ia berangkat menggantikan almarhum ayahnya yang telah meninggal dunia untuk mendampingi sang ibu dalam menjalankan ibadah haji.
Dengan mata berkaca-kaca, Jamaludin mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian ibadah dapat dilalui dengan baik hingga kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat.
“Selama berada di Makkah dan Madinah, banyak sekali pelajaran yang kami dapatkan. Terutama tentang kesabaran. Ibadah di sana terasa berbeda dengan di Indonesia. Banyak ujian dan kondisi yang membutuhkan kesabaran, tetapi Alhamdulillah semuanya bisa dilalui,” ungkap Jamaludin.
Menurutnya, pengalaman selama di Tanah Suci memberikan pelajaran berharga tentang keikhlasan, ketabahan, dan kepasrahan kepada Allah SWT.
“Alhamdulillah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah tidak ada kendala berarti. Kami semua dapat kembali sesuai jumlah keberangkatan dan dalam keadaan sehat. Ini menjadi nikmat yang sangat besar bagi kami,” tambah warga Desa Cimara tersebut.
Kisah Jamaludin menjadi gambaran bagaimana sebuah amanah keluarga dapat ditunaikan dengan penuh ketulusan. Keberangkatannya menggantikan almarhum ayah untuk mendampingi sang ibu menjadi perjalanan spiritual yang sarat makna dan penuh haru.


















