Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Hari Krida Pertanian ke-54 Jadi Momentum Apresiasi Petani dan Dorong Inovasi Pertanian Kuningan

35
×

Hari Krida Pertanian ke-54 Jadi Momentum Apresiasi Petani dan Dorong Inovasi Pertanian Kuningan

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU || KUNINGAN – Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Tingkat Kabupaten Kuningan tahun 2026 pada hari Selasa dan Rabu (9/10/6/2026) menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada para petani sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan bersama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan berbagai organisasi profesi pertanian ini kembali dilaksanakan setelah vakum sejak tahun 2019.

Baca Juga :  470 Petani Tembakau Dan Pekerja Pabrik Rokok Disawer BLT DBCHCT 2025

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, mengatakan HKP merupakan bentuk penghargaan kepada para pejuang pangan yang selama ini menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Melalui Hari Krida Pertanian ini kita mensyukuri capaian produksi pertanian tahun sebelumnya sekaligus berdoa agar musim tanam tahun ini diberikan keberkahan, terhindar dari kekeringan dan serangan hama penyakit,” ujarnya.

Baca Juga :  Harkitnas ke-118, Bupati Dian Ingatkan Ancaman Era Digital: Persatuan Bangsa Jangan Sampai Luntur

Menurut Wahyu, rangkaian HKP 2026 diisi dengan berbagai kegiatan seperti pameran produk pertanian dari seluruh kecamatan, lomba pekarangan pangan lestari, lomba tumpeng Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), asah terampil petani, bakti tani, hingga Gerakan Pangan Murah.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong modernisasi pertanian melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Tahun ini, sejumlah hand sprayer dan combine harvester telah diterima petani, serta usulan tambahan traktor dan alsintan lainnya masih terus diperjuangkan.

Baca Juga :  Polresta Cirebon Ungkap Kasus Penemuan Jenazah di Sungai Desa Tegalgubug Lor

Diskatan juga bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) menghadirkan berbagai inovasi teknologi, termasuk traktor tanpa awak yang dikendalikan melalui remote control serta robot pendeteksi penyakit tanaman.
“Kami ingin menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Pertanian saat ini sudah semakin modern dan berbasis teknologi,” katanya.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin