ELTV SATU || KUNINGAN – Kepala SPPG Kuningan Ancaran 3, Yusuf Mahendra, S.E., menegaskan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di wilayah kerjanya berjalan optimal meski jumlah Daftar Penerima Manfaat (DPM) mengalami penurunan pada tahun ajaran baru. Hal tersebut disampaikan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/8/2026).
Yusuf menjelaskan, saat ini SPPG Ancaran 3 melayani 1.273 DPM, turun dari sebelumnya yang mencapai lebih dari 1.400 penerima. Penurunan tersebut merupakan hasil pemerataan penerima manfaat setelah dimulainya tahun ajaran baru.
“Cakupan kami meliputi dua wilayah, yakni Desa Ancaran dan Kelurahan Purwawinangun. Kami melayani sejumlah sekolah, lembaga pendidikan, serta Posyandu di kedua wilayah tersebut,” ujar Yusuf.
Di Desa Ancaran, layanan MBG mencakup tiga Posyandu, Sekolah Baitul Ilmi, Bina Tunas Warga, TK Hayatul Ikhlas, KB Hayatul Ikhlas, Rumah Tahfiz, dan Rumah Qur’an. Sementara di Kelurahan Purwawinangun, penerima manfaat berasal dari Posyandu Wage 1 hingga Wage 4, KB Puspa Kenanga, PKBM Puspa Kenanga, serta TKIT Al-Fatah.
Meski jumlah penerima berkurang, Yusuf memastikan kapasitas dapur tetap mampu melayani seluruh DPM secara maksimal. Menurutnya, proses distribusi makanan bergizi hingga kini berlangsung tepat waktu sesuai kebutuhan masing-masing sekolah maupun kelompok penerima lainnya.


















