ELTV SATU || KUNINGAN – RSUD Linggajati Kabupaten Kuningan terus mengambil bagian dalam penanganan dampak kesehatan akibat kebakaran Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana. Dukungan diberikan tidak hanya kepada masyarakat yang terdampak asap, tetapi juga kepada para petugas yang berjibaku melakukan pemadaman di lapangan.
Sejak kebakaran terjadi, RSUD Linggajati secara rutin memasok tabung oksigen untuk membantu petugas pemadam kebakaran yang mengalami kelelahan maupun keluhan sesak napas. Bantuan tersebut dikirim menggunakan ambulans dengan rata-rata tiga tabung oksigen setiap hari.
Selain dukungan oksigen, RSUD Linggajati juga menyalurkan 2.500 masker bagi masyarakat yang terdampak asap kebakaran. Bantuan masker tersebut diserahkan melalui Pemerintah Desa Ciniru untuk selanjutnya dimanfaatkan oleh warga.
Direktur RSUD Linggajati, dr. Eva Maya, MM., mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian rumah sakit terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat serta petugas yang berada di lokasi kebakaran.
“RSUD Linggajati memberikan bantuan sejak awal kejadian kebakaran berupa tabung oksigen untuk kebutuhan para pemadam kebakaran yang kelelahan dan mengalami sesak, serta masker bagi warga yang terdampak. Ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kami,” ujar dr. Eva Maya.
Menurutnya, RSUD Linggajati juga memastikan kesiapan pelayanan medis bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar asap kebakaran.
“Setiap warga yang terdampak dan membutuhkan penanganan segera bisa dibawa ke RSUD Linggajati. IGD maupun poliklinik siap memberikan pelayanan,” katanya.
















