ELTV SATU || KUNINGAN – Dendam akibat persoalan pribadi diduga berujung maut di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Blok Batuluhur, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. David Pramodya (25), seorang pedagang asal Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, ditemukan tewas dengan sejumlah luka serius. Polisi menduga korban dibunuh oleh temannya sendiri berinisial AM.
Misteri penemuan jasad yang sempat menggegerkan warga tersebut akhirnya terungkap. Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak penemuan mayat dilaporkan, jajaran Satreskrim Polres Kuningan berhasil mengidentifikasi korban, menelusuri jejak terduga pelaku, hingga mengamankan AM di wilayah Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Aziz dan Kasi Humas AKP Mugiyono, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar jasad korban.
Salah satu petunjuk penting yang ditemukan penyidik adalah struk belanja dari sebuah gerai toko modern. Berbekal petunjuk tersebut, polisi menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV hingga menemukan rekaman yang memperlihatkan korban bersama seorang pria yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
“Setelah dilakukan olah TKP dan penyelidikan, identitas korban berhasil diketahui. Petugas kemudian menelusuri rekaman CCTV hingga menemukan petunjuk yang mengarah kepada terduga pelaku,” ungkap Kapolres, Selasa (20/10/2026).
Persoalan Pribadi Diduga Picu Pembunuhan
Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, dugaan pembunuhan tersebut dipicu persoalan pribadi antara korban dan AM yang saling mengenal.
AM diduga menyimpan kekesalan setelah keluarga korban menuduhnya menyembunyikan keberadaan seseorang. Persoalan itu disebut berkaitan dengan latar belakang AM yang pernah terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor.
Merasa tidak terima dengan tuduhan tersebut, AM diduga meminta David memberikan klarifikasi kepada keluarganya. Namun, permintaan itu disebut tidak mendapat tanggapan sesuai harapannya.
Perselisihan yang semula berkaitan dengan persoalan pribadi tersebut diduga berkembang menjadi aksi kekerasan yang merenggut nyawa korban.
Berdasarkan keterangan polisi, korban kemudian diajak pergi dari Cirebon menuju wilayah Kabupaten Kuningan. Perjalanan itu berakhir di kawasan Blok Batuluhur, lokasi jasad David ditemukan.
Korban Diduga Dihantam Batu Berulang Kali
Di lokasi tersebut, AM diduga menyerang korban menggunakan batu. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, serangan pertama mengenai bagian leher hingga korban terjatuh dalam posisi telungkup.

















