ELTV SATU || KUNINGAN – Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Polres Kuningan membantah tudingan adanya pengusiran wartawan saat kegiatan Jurnalis Gathering dan Capacity Building di Talaga Surian Camp, Palutungan, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, pada 16–17 Oktober 2026. Merasa dirugikan oleh informasi yang beredar, Pokja mempertimbangkan langkah hukum.
Ketua Pokja Wartawan Polres Kuningan, Elly Said, menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak sesuai dengan kejadian di lapangan. Ia menyayangkan munculnya informasi yang dinilai menyudutkan panitia tanpa konfirmasi terlebih dahulu.
“Kami merasa dirugikan karena informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta. Berdasarkan pembicaraan dengan teman-teman Pokja, kami berencana membawa persoalan ini ke ranah hukum. Saat ini, kami masih berkonsultasi untuk menentukan langkah yang tepat,” ujar Elly dalam keterangan pers, Selasa (20/10/2026).
Menurut Elly, kegiatan bertema “Sendiri Kita Setetes, Bersama Kita Lautan, Bersinergi, Berkolaborasi Menguatkan Negeri” tersebut diikuti wartawan yang biasa meliput di wilayah Polres Kuningan serta sejumlah jurnalis undangan dari berbagai organisasi kewartawanan.
Panitia menyiapkan 57 undangan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran. Kegiatan itu didukung sponsor dan donatur secara sukarela serta tidak mengikat.
Elly menjelaskan, seorang yang mengaku wartawan datang ke lokasi pada sore hari. Panitia penerima tamu menanyakan nama, media, dan asalnya. Namun, menurut dia, orang tersebut tetap diterima, diberikan nasi kotak, serta dipersilakan melakukan peliputan.

















