ELTV SATU || KUNINGAN – Di tengah keterbatasan fisik dan kehilangan sosok ibu, Hana, siswi kelas 3 SDN 2 Kertawinangun, Kecamatan Cidahu , Kabupaten Kuningan, tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk bersekolah dan belajar mandiri.

Kisah perjuangan Hana mengetuk hati Surya, S.Pd., M.M., Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan. Pada Senin (2/11/2026), Hana menerima bantuan kursi roda dan uang santunan dari keluarga besar almarhum ayah Surya.
Bantuan tersebut berawal dari pertemuan tidak sengaja saat Surya berkunjung ke SDN 2 Kertawinangun. Dalam kunjungan itu, ia bertemu Hana yang setiap hari diantar neneknya ke sekolah.
“Ketika itu, kepala sekolah menyampaikan bahwa Hana membutuhkan kursi roda. Saya terus terang merasa prihatin, tetapi juga bangga. Di tengah keterbatasannya, Hana tetap semangat bersekolah dan ingin mandiri,” ungkap Surya.
Kepedulian itu semakin menguat setelah Surya mengetahui bahwa kursi roda yang selama ini digunakan Hana mengalami kerusakan. Bahkan, kursi roda tersebut patah pada pekan sebelumnya, membuat keluarga kebingungan mencari bantuan.
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa berbagi atas nama keluarga besar almarhum ayah saya. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan bisa mendukung Hana untuk terus bersekolah,” tuturnya.
Surya mengaku terharu melihat kemandirian Hana. Meski memiliki keterbatasan fisik dan tidak memiliki kedua kaki, Hana mampu berpindah dari kursi roda tanpa bantuan orang lain.

















