Ia menjelaskan, pembangunan jembatan dapat dilakukan secara cepat setelah adanya koordinasi antara TNI AD dan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Dengan dukungan pemerintah daerah dan semangat gotong royong masyarakat, pembangunan jembatan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu bulan.
Letkol Rendra berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses anak-anak menuju sekolah, mobilitas warga, kegiatan perekonomian, serta aktivitas pertanian.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman, mengatakan peresmian Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat.
“Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendukung akses perekonomian dan distribusi hasil pertanian,” kata Bupati Eman.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, TNI dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses penghubung.
Dengan beroperasinya jembatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkannya secara optimal sekaligus ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun.
“Peresmian Jembatan Perintis Garuda merupakan langkah positif dan strategis dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat, khususnya untuk mendukung pendidikan, mobilitas warga serta aktivitas perekonomian. Semua ini dapat terwujud melalui sinergi pemerintah, TNI dan masyarakat,” pungkasnya.
Peresmian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong berbagai pihak mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat di daerah. (Pendim_0617/VC)

















