Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut. Meski demikian, sekitar dua hektare lahan terdampak kebakaran.
Danramil 1716/Dawuan Kapten Cba Sidik mengatakan, kehadiran Babinsa di lokasi merupakan bentuk kesiapsiagaan TNI dalam membantu masyarakat menghadapi bencana di wilayah binaan.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat saat terjadi kondisi darurat. Sinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI-Polri, dan warga menjadi kunci agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan cepat sehingga dampaknya bisa diminimalkan,” ujar Kapten Cba Sidik.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau, dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran lebih luas. (Pendim_0617/VC)


















