“Kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan sangat penting agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan bencana tidak cukup hanya dengan respons darurat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk tidak membuang sampah ke sungai dan mematuhi imbauan pemerintah.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan langkah lanjutan, mulai dari pembersihan area terdampak, pendataan kerusakan, hingga pemulihan kondisi permukiman warga.
Lanjut ke Lokasi Longsor, Bantuan Disalurkan
Usai meninjau lokasi banjir di Kadugede, Wabup Tuti melanjutkan kunjungan ke lokasi tanah longsor di Desa Karangsari, Kecamatan Darma.
Di lokasi tersebut, ia bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan dan jajaran terkait meninjau kondisi warga terdampak sekaligus menyalurkan bantuan.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, kasur lipat, serta sejumlah kebutuhan dasar lainnya untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana.
Kehadiran pemerintah daerah di lokasi bencana menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan darurat berjalan cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat, guna memastikan keselamatan warga, mempercepat pemulihan pascabencana, serta menjaga agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.(Heryanto)


















