Indra menyebutkan, jumlah personel yang terlibat dalam operasi hari itu mencapai sekitar 300 orang, termasuk personel gabungan dari berbagai unsur.
Namun, tantangan di lapangan masih cukup berat. Kondisi medan yang terjal, disertai jurang-jurang curam, menuntut seluruh personel untuk mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman.
“Medannya terjal dan banyak jurang curam. Karena itu, keselamatan harus benar-benar diperhatikan, termasuk kesiapan peralatan yang digunakan,” jelasnya.
Selain pemadaman langsung, komunikasi dan koordinasi antartim terus dilakukan secara berjenjang untuk memastikan perkembangan di setiap sektor dapat terpantau dan dilaporkan kepada posko.
BPBD bersama pihak terkait dijadwalkan kembali melakukan evaluasi melalui rapat koordinasi pada Sabtu sore. Laporan perkembangan lapangan akan menjadi bahan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.
Meski kondisi kebakaran menunjukkan tren penurunan, upaya pengendalian karhutla di kawasan Gunung Ciremai tetap membutuhkan kewaspadaan, koordinasi lintas sektor, serta disiplin personel dalam menghadapi medan yang berisiko tinggi.(Heryanto)

















