“PAUD adalah fondasi. Pada fase inilah karakter, kecerdasan, dan kemampuan sosial anak mulai dibangun. Karena itu, peran para pendidik PAUD sangat penting dalam menyiapkan generasi masa depan,” kata Dian.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk terus mendukung penguatan PAUD melalui peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana pendidikan yang lebih layak, serta penguatan peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas Disdikbud Kabupaten Kuningan, Dicky Mahardika, SE., M.Si., menyebut HIMPAUDI Kabupaten Kuningan saat ini memiliki sekitar 16.000 anggota dan menaungi sekitar 600 lembaga.
“Alhamdulillah, anggotanya luar biasa. Ada sekitar 16.000 anggota, 600 lembaga, dan hari ini yang hadir hampir 1.000 peserta untuk mengikuti berbagai final lomba,” ujarnya.
Menurut Dicky, puncak kegiatan tahun ini menghadirkan berbagai lomba edukatif yang bertujuan mendorong kreativitas dan inovasi pembelajaran di PAUD.
Senada dengan itu, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Kuningan, Rozi, menjelaskan bahwa Gebyar HIMPAUDI merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat lembaga, kecamatan, hingga kabupaten.
“Pesertanya dari lembaga, lalu naik ke tingkat kecamatan, kemudian ke tingkat kabupaten. Alhamdulillah, guru-guru yang hadir hari ini sangat antusias,” ungkapnya.
Selain menjadi ajang kreativitas dan kolaborasi, kegiatan ini juga ditandai dengan peluncuran buku Jejak Hari Perjalanan Hidup Bunda Ela Hayati untuk Dunia Pendidikan.
Buku tersebut dipersembahkan oleh Ela Hayati sebagai wujud dedikasi, refleksi perjuangan, dan komitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Kuningan.
Melalui momentum ini, Pemkab Kuningan, Bunda PAUD, dan HIMPAUDI berharap sinergi antara keluarga, guru, dan pemerintah terus diperkuat demi melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.(Heryanto)


















