Perhatian khusus juga diberikan kepada Lovanya, satu-satunya anggota keluarga inti yang selamat. Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten Kuningan akan memberikan beasiswa hingga Lovanya menyelesaikan pendidikan.
“Yang paling utama saat ini adalah pemulihan kondisi psikologisnya. Setelah pulih, ia harus tetap bisa melanjutkan sekolah. Pemerintah Kabupaten Kuningan akan mendukung melalui program beasiswa sampai tuntas,” tegasnya.
Kehadiran Bupati Dian bersama Hj. Ela Helayati di rumah duka menjadi penguat bagi keluarga korban bahwa mereka tidak menghadapi musibah ini sendirian. Pemerintah daerah berkomitmen terus memberikan pendampingan, baik secara administratif maupun moral, agar keluarga mampu bangkit dari duka yang mendalam.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Camat Darma, Denny Rosmayadi, S.STP., M.Si.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan tragis itu terjadi pada Senin (13/7/2026). Sebuah truk pengangkut air mineral yang diduga mengalami rem blong saat melintasi turunan Gronggong masuk ke jalur berlawanan dan menabrak sejumlah kendaraan, termasuk sepeda motor yang ditumpangi keluarga korban. Peristiwa tersebut meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Kuningan dan menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas.(Heryanto)


















