ELTV SATU || KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan dirinya tidak menginginkan pemberitaan yang hanya berisi pujian terhadap pemerintah daerah. Baginya, pers harus menyajikan informasi yang objektif, berbasis fakta dan data, serta mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Dian saat sesi tanya jawab bersama awak media dalam kegiatan Journalist Gathering & Capacity Building di Talaga Surian, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Jumat (16/10/2026).

Menurut Dian, kritik dan saran dari media merupakan bagian penting dalam mengawal jalannya pemerintahan. Namun, kritik harus disampaikan secara konstruktif, berimbang, dan disertai fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Sebetulnya, kami juga tidak ingin berita yang positif terus. Kalau disanjung terus, apalagi tanpa fakta dan data, itu bukan yang saya harapkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pemberitaan yang baik harus mampu menggambarkan capaian pemerintah sekaligus mengungkap hal-hal yang belum terealisasi. Ketika ditemukan persoalan, media diharapkan tidak berhenti pada kritik, tetapi turut menjelaskan akar masalah dan menawarkan solusi.
“Berita itu harus objektif, apa yang telah dicapai dan apa yang belum tercapai. Ketika ada persoalan, berikan tulisan yang solutif dan konstruktif, jelas apa masalahnya dan apa yang harus dilakukan. Semuanya harus berdasarkan data dan fakta,” ujarnya.
Sebaliknya, Dian mengaku tidak menyukai pemberitaan yang cenderung subjektif, tidak berimbang, atau tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ia menilai, kritik tidak harus disampaikan melalui tulisan bombastis atau bahasa yang berpotensi menyinggung pihak tertentu.
Menurutnya, substansi dan tujuan pemberitaan jauh lebih penting daripada sensasi. Pers tetap dapat bersikap kritis tanpa mengabaikan etika jurnalistik, sebagaimana birokrasi juga memiliki etika dalam menjalankan tugasnya.

















