“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan selamat. Semoga kemanunggalan TNI sebagai benteng rakyat, benteng pertahanan, penjaga kedaulatan NKRI, dan pelindung serta pengayom rakyat senantiasa terus berkelanjutan,” ujar Dian.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi yang aman dan mendukung percepatan pembangunan di daerah.
“Saya sebagai Bupati menyampaikan siap bersinergi untuk terus membangun Indonesia, membangun Kuningan yang lebih baik,” tegasnya.
Rangkaian peringatan HUT TNI ke-81 kemudian dilanjutkan dengan bakti sosial berupa pembagian bingkisan sembako kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan juga diisi latihan menembak yang diikuti unsur Forkopimda, termasuk Bupati Dian. Bagi Dian, latihan tersebut menjadi pengalaman tersendiri karena membutuhkan konsentrasi dan kekuatan fisik untuk mengendalikan hentakan senjata.
“Ternyata tidak semudah yang kita bayangkan. Butuh konsentrasi, butuh juga kekuatan tangan dan bahu,” ungkapnya.
Meski demikian, Dian mengaku berhasil menjaga fokus hingga tembakannya mengenai sasaran pada percobaan ke-8 dan ke-9.
“Alhamdulillah tadi fokus. Dapat ke-8, ke-9,” ujarnya sambil bergurau.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Kuningan pun menjadi momentum mempertegas hubungan antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus mengawal pembangunan daerah.
Kalau ingin, judul ini juga bisa dibuat lebih “menggigit” ala portal berita, misalnya dengan angle utama “Bupati Dian: Pemkab Kuningan Siap Berdiri Bersama TNI”.(Heryanto)

















