Lebih lanjut, Bupati menilai latar belakang pengalaman di dunia perbankan turut membentuk karakter kepemimpinan yang teliti dan terukur. Hal itu terlihat dari cara Kepala Desa Kramatmulya menjelaskan perhitungan potensi ekonomi pasar desa, termasuk perputaran transaksi harian yang dihitung secara rinci berdasarkan jumlah pedagang dan pelanggan.
Bupati berharap pola pengelolaan desa yang cermat, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat seperti yang dilakukan di Desa Kramatmulya dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Kuningan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung pentingnya kepemimpinan yang memiliki visi dan jiwa pelayanan. Ia mengutip konsep kepemimpinan modern yang menekankan tiga peran utama pemimpin, yakni sebagai perancang masa depan (designer), pengajar atau teladan (teacher), serta pelayan bagi masyarakat (servant).
Menurutnya, kepemimpinan dengan prinsip tersebut akan mampu mendorong kemajuan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,pungkasnya.(Heryanto)


















