Atas selesainya pembangunan tersebut, Pemerintah Desa Cijemit menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan, khususnya Bupati Kuningan, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran perangkat daerah, Forkopimcam Ciniru, pelaksana pekerjaan, serta seluruh pihak yang turut mendukung.
Dalam sambutannya, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan, peresmian jembatan bukan hanya sekadar membuka kembali akses transportasi, tetapi juga menjadi simbol harapan, persatuan, dan keterhubungan antarwilayah.
“Jembatan ini bukan hanya sarana transportasi, tetapi simbol persatuan. Jarak boleh dipisahkan oleh sungai, tetapi jembatan ini menyatukan hati, cita-cita, dan kerja sama masyarakat,” ujar Bupati.
Menurutnya, kejadian banjir yang menyebabkan kerusakan jembatan menjadi pengingat penting agar masyarakat bersama pemerintah menjaga keseimbangan dengan alam.
“Alam harus kita jaga. Kalau alam dijaga, alam akan menjaga kita. Namun jika alam dirusak, dampaknya akan kembali kepada manusia,” katanya.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama dalam menjaga saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan penyumbatan hingga kerusakan infrastruktur.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur membutuhkan kerja sama seluruh pihak karena kebutuhan masyarakat terus berkembang sementara kemampuan anggaran pemerintah memiliki keterbatasan.
“Pembangunan tidak pernah benar-benar selesai, yang ada adalah pertumbuhan. Pemerintah terus berikhtiar memperbaiki berbagai infrastruktur secara bertahap sesuai kemampuan anggaran,” jelasnya.(Heryanto)


















