ELTV SATU || KUNINGAN – Akses layanan kesehatan spesialis yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat di wilayah perbatasan dijawab secara nyata oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Kuningan. Melalui program “IDI Mengabdi untuk Negeri”, sebanyak 11 dokter spesialis diterjunkan langsung memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada ratusan warga di Balai Desa Cibingbin, Kecamatan Cibingbin, Sabtu (1/8/2026).

Program kemanusiaan tersebut menghadirkan berbagai layanan spesialis, di antaranya penyakit dalam, anak, bedah, mata, THT, kulit dan kelamin, hingga obstetri dan ginekologi (Obgyn). Selain pemeriksaan spesialis, masyarakat juga mendapatkan layanan khitanan massal secara cuma-cuma.
Ketua IDI Cabang Kabupaten Kuningan masa bakti 2026–2029, dr. Arif Wibowo, Sp.OT., Subsp. PL(K)., S.H., M.H., M.M.R.S., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian profesi dokter kepada masyarakat, terutama mereka yang tinggal jauh dari pusat layanan kesehatan.
“Kami sengaja membawa dokter-dokter spesialis langsung ke daerah perbatasan agar masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan spesialis. Pasien yang kami layani merupakan pasien-pasien yang memang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Ini adalah wujud pengabdian IDI kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pemerataan layanan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, IDI berkomitmen menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah pelosok Kabupaten Kuningan.
Ketua Panitia, dr. Agah Nugraha, menjelaskan, kegiatan tersebut menargetkan sedikitnya 200 pasien. Namun tingginya antusiasme masyarakat membuat jumlah warga yang datang melebihi perkiraan panitia.
“Hari ini ada 11 dokter spesialis yang turun langsung memberikan pelayanan. Selain pemeriksaan kesehatan spesialis, kami juga melaksanakan khitanan massal. Seluruh pelayanan diberikan gratis, berkat dukungan para sponsor, para dokter anggota IDI, serta ibu-ibu istri dokter yang turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini,” ungkapnya.


















